Datang Langsung di Polda Metro Jaya, Jokowi Akan Buat Laporan Terkait Tuduhan Ijazah Palsu
0 Dilihat
1 komentar
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tiba di Polda Metro Jaya untuk membuat laporan terkait tuduhan ijazah palsu. Jokowi tiba sekitar pukul 09.50 WIB.
Jokowi mengenakan kemeja batik cokelat lengan panjang dan tampak didampingi pengacaranya saat berjalan menuju gedung Polda Metro Jaya.
Meskipun Jokowi belum menjelaskan secara spesifik siapa saja yang akan dilaporkan, kuasa hukumnya, Yakub Hasibuan sebelumnya menyebutkan bahwa ada empat orang yang bakal dilaporkan dan berkas-berkas yang dikumpulkan telah memasuki tahap finalisasi.
"Sejauh ini, sementara ini sih mungkin ada sekitar empat orang yang kami sudah lengkapi semua dokumen-dokumen dan bukti-bukti pendukungnya," kata Yakub Hasibuan kepada wartawan di sebuah restoran kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/4).
Namun, tim kuasa hukum belum memberi informasi siapa keempat orang tersebut. Yakub mengatakan pihaknya menunggu arahan Jokowi.
"Mungkin nanti kami sampaikan (siapa saja empat orang itu) di kesempatan berikutnya, namun persiapan kami bisa dibilang sudah hampir rampung, tinggal nunggu perintah dari Pak Jokowi," ujarnya.
Yakub memastikan berkas-berkas untuk pelaporan keempat orang itu sudah 98% dipersiapkan. Mereka bahkan sudah mengumpulkan saksi-saksi untuk perkara ini.
"Kalau dari sisi persiapan, tentunya kan kalau kita kuasa hukum persiapan kita persiapan hukum. Kita lihat analisis normatif yuridis seperti apa, bukti-buktinya seperti apa, kita kumpulkan semua saksi-saksinya, kita kumpulkan data-data perbuatannya dilakukan kapan, oleh siapa, dan di mana. Itu semua tentunya harus kita lengkapi dan itu sudah 95 persen kalau ditanya jumlahnya," jelasnya.
Jokowi mengenakan kemeja batik cokelat lengan panjang dan tampak didampingi pengacaranya saat berjalan menuju gedung Polda Metro Jaya.
Meskipun Jokowi belum menjelaskan secara spesifik siapa saja yang akan dilaporkan, kuasa hukumnya, Yakub Hasibuan sebelumnya menyebutkan bahwa ada empat orang yang bakal dilaporkan dan berkas-berkas yang dikumpulkan telah memasuki tahap finalisasi.
"Sejauh ini, sementara ini sih mungkin ada sekitar empat orang yang kami sudah lengkapi semua dokumen-dokumen dan bukti-bukti pendukungnya," kata Yakub Hasibuan kepada wartawan di sebuah restoran kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/4).
Namun, tim kuasa hukum belum memberi informasi siapa keempat orang tersebut. Yakub mengatakan pihaknya menunggu arahan Jokowi.
"Mungkin nanti kami sampaikan (siapa saja empat orang itu) di kesempatan berikutnya, namun persiapan kami bisa dibilang sudah hampir rampung, tinggal nunggu perintah dari Pak Jokowi," ujarnya.
Yakub memastikan berkas-berkas untuk pelaporan keempat orang itu sudah 98% dipersiapkan. Mereka bahkan sudah mengumpulkan saksi-saksi untuk perkara ini.
"Kalau dari sisi persiapan, tentunya kan kalau kita kuasa hukum persiapan kita persiapan hukum. Kita lihat analisis normatif yuridis seperti apa, bukti-buktinya seperti apa, kita kumpulkan semua saksi-saksinya, kita kumpulkan data-data perbuatannya dilakukan kapan, oleh siapa, dan di mana. Itu semua tentunya harus kita lengkapi dan itu sudah 95 persen kalau ditanya jumlahnya," jelasnya.
Wkwkwkwkwkwk...! Repot memang punya urusan sama orang licik yg masih banyak pemujanya.
BalasHapus